Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Dua Remaja Tembak Masjid di San Diego, Tiga Gugur dalam Peristiwa Diduga Bermotif Kebencian

Admin May 19, 2026 at 10:03
Dua Remaja Tembak Masjid di San Diego, Tiga Gugur dalam Peristiwa Diduga Bermotif Kebencian

Berdasarkan laporan, dua remaja menyerang Islamic Center of San Diego dan menembak tiga orang pada pagi hari; ketiga korban tersebut gugur. Menurut data dari pihak berwenang, para pelaku remaja—dilaporkan berusia 17 dan 18 tahun (beberapa sumber menyebut 17 dan 19)—kemudian ditemukan tewas, diduga akibat bunuh diri. Hingga laporan ini ditulis, polisi dan FBI sedang menyelidiki insiden tersebut sebagai dugaan kejahatan bermotif kebencian, dengan catatan bahwa terdapat “retorika kebencian” yang terkait dengan pelaku. Sumber lokal menyebutkan seorang petugas keamanan masjid, Amin Abdullah, dipuji karena tindakannya yang mencegah korban lebih banyak; ia termasuk di antara yang gugur. Menurut data lain, sebelum penembakan ibu salah satu tersangka sempat melapor bahwa anaknya hilang, berisiko bunuh diri, dan memiliki akses ke senjata. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah motif akhir pelaku telah ditetapkan; Tim redaksi masih memverifikasi detail tambahan, termasuk usia pasti pelaku dan kronologi lengkap kejadian. Anak-anak di sekolah masjid dilaporkan selamat tanpa luka.

Photo by: Tsvetoslav Hristov, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.