Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Dua Lansia Diduga Dijadikan Perisai Manusia lalu Gugur di Beit Lahia, Gaza

Admin August 10, 2026 at 02:04
Dua Lansia Diduga Dijadikan Perisai Manusia lalu Gugur di Beit Lahia, Gaza

Berdasarkan laporan Quds News Network dan Anadolu Agency, dua pria lansia Palestina yang diidentifikasi sebagai Nadi dan Ali Maarouf diduga dipaksa menjadi perisai manusia oleh pasukan Israel sebelum dieksekusi di lapangan di wilayah Beit Lahia, Gaza.

Menurut data berupa foto-foto bocor dan kesaksian saksi mata, peristiwa yang dilaporkan terjadi pada November 2024 melibatkan unit Brigade Kfir. Sumber lokal menyebutkan kedua korban dibutakan, diborgol, dan dipaksa berjalan di antara reruntuhan; setelah itu mereka ditembak dan gugur di dekat pantai ketika “dibebaskan” oleh pasukan.

Organisasi hak asasi manusia menilai bukti tersebut sebagai indikasi adanya kejahatan perang dan perlakuan buruk terhadap tahanan. Hingga laporan ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari militer Israel terkait klaim penggunaan warga sipil sebagai perisai manusia dan eksekusi lapangan.

Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh rincian insiden ini. Tim redaksi masih memverifikasi kronologi, jumlah saksi, dan keaslian materi visual yang beredar sebelum publikasi lebih lanjut.

Photo by: Anete Lusina, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.