MAP: Dr. Hussam Abu Safiya Terancam Jiwa di Tahanan, Diminta Dibebaskan Segera
Berdasarkan laporan Medical Aid for Palestinians (MAP), direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza, Dr. Hussam Abu Safiya, berada dalam “bahaya yang segera” terhadap nyawanya saat ditahan oleh otoritas Israel.
Menurut data yang disampaikan oleh pengacara Nasser Odeh setelah kunjungan pada 2 Juli 2026 ke fasilitas Rakefet di Penjara Nitzan, Dr. Abu Safiya menunjukkan tanda-tanda kemunduran fisik yang parah, termasuk luka-luka yang terlihat, kelemahan ekstrem, kesulitan bernapas, serta gangguan psikologis. Odeh melaporkan bahwa dokter itu tampak beberapa kali hampir kehilangan kesadaran dan mengungkapkan ketakutan bahwa ia tidak akan bertahan dalam tahanan.
MAP — sebuah badan amal medis berbasis di Inggris — menyerukan pembebasan segera Dr. Abu Safiya dan perawatan medis yang memadai. Menurut data kasus, Abu Safiya telah ditahan oleh otoritas Israel sejak 27 Desember 2024 tanpa tuduhan resmi atau pengadilan.
Sumber lokal menyebutkan warga Gaza menunjukkan solidaritas terhadap Abu Safiya, termasuk lukisan potretnya pada puing-puing sebagai bentuk dukungan publik. Tim redaksi masih memverifikasi detail ini.
Organisasi hak asasi dan pengacara juga mengajukan petisi mendesak ke Mahkamah Agung Israel; laporan menyebutkan pengadilan memerintahkan negara untuk menanggapi klaim kondisi menitipkan nyawa tersebut. Di sisi lain, otoritas Israel membantah tuduhan pelecehan dan menyatakan Abu Safiya sedang dalam penyelidikan atas dugaan hubungan dengan kelompok tertentu.
Hingga laporan ini ditulis, klaim tentang kondisi fisik dan perlakuan terhadap Dr. Abu Safiya belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan dari pihak berwenang Israel, dokumentasi medis, dan sumber tambahan di lapangan.
Belum ada informasi yang menunjukkan bahwa Dr. Abu Safiya telah meninggal; MAP dan pengacara memperingatkan bahwa tanpa tindakan cepat nyawanya bisa terancam.
Belum dapat diverifikasi secara independen: semua klaim tentang penyiksaan atau penyebab cedera menunggu konfirmasi dari sumber medis independen dan pernyataan resmi pihak yang berwenang.
Photo by: DΛVΞ GΛRCIΛ, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel