Chargé d’Affaires Pakistan Dipanggil ke Kabul Usai Serangan Udara di Afghanistan
Berdasarkan laporan, Kementerian Luar Negeri Emirat Islam Afghanistan memanggil Chargé d’Affaires Kedutaan Pakistan di Kabul dan menyampaikan protes keras dan tegas terkait pelanggaran wilayah udara Afghanistan serta pemboman udara terhadap rumah-rumah warga sipil di provinsi Kunar, Paktia, dan Paktika. Sumber lokal menyebutkan serangan itu terjadi semalam dan menimbulkan kerusakan pada pemukiman sipil.
Menurut data pejabat Afghanistan, operasi udara dan darat yang dilakukan oleh rezim militer Pakistan menewaskan puluhan warga sipil—dilaporkan 36 warga sipil gugur dan lebih dari 160 orang luka-luka. PBB mengkonfirmasi sedikitnya 28 warga sipil gugur akibat serangan tersebut. Pakistan membantah menargetkan warga sipil dan mengklaim operasi ditujukan untuk pangkalan militan, dengan klaim bahwa puluhan militan Jamaat-ul-Ahrar tewas dalam serangan balasan setelah serangan mematikan di Karachi.
Hingga laporan ini ditulis, ketegangan bilateral meningkat: Kabul menyerukan pertanggungjawaban dan memperingatkan kemungkinan pembalasan, sementara Islamabad menegaskan tindakan sebagai upaya memerangi terorisme lintas batas. Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh klaim korban dan target serangan yang saling bertentangan antara kedua pihak.
Sumber lokal menyebutkan keluarga-keluarga kehilangan tempat tinggal akibat pemboman dan ada laporan korban sipil di antaranya perempuan dan anak-anak. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan terus memantau perkembangan diplomasi serta laporan resmi dari kedua pemerintahan dan organisasi internasional.
Photo by: Abdul Naser Sahebzada, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel