Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Campaign for Uyghurs Sambut Perluasan Daftar Entitas UFLPA oleh AS

Admin August 4, 2026 at 13:02
Campaign for Uyghurs Sambut Perluasan Daftar Entitas UFLPA oleh AS

Berdasarkan laporan Campaign for Uyghurs (CFU) yang dirilis pada 31 Juli 2026, organisasi advokasi tersebut menyambut keputusan Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat untuk memperluas Daftar Entitas di bawah Uyghur Forced Labor Prevention Act (UFLPA).

Menurut data Justice For All yang dipublikasikan pada 3 Agustus 2026, perluasan terbaru menambahkan 43 perusahaan Tiongkok ke daftar entitas UFLPA, sehingga total entitas yang tercantum mencapai 187 perusahaan yang beroperasi di sektor seperti aluminium, tekstil, dan farmasi. Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah pasti dan rincian setiap entitas yang ditambahkan.

CFU menyatakan bahwa langkah administratif ini merupakan langkah penting untuk mencegah produk yang diduga dihasilkan dengan tenaga kerja paksa masuk ke pasar AS. Organisasi itu menyerukan percepatan pencatatan entitas berisiko tinggi berikutnya dan peningkatan pengawasan terhadap rantai pasok global.

Kebijakan UFLPA menetapkan bahwa barang-barang yang berasal dari wilayah Xinjiang dianggap berisiko tinggi diproduksi dengan tenaga kerja paksa dan dilarang masuk ke AS kecuali importir dapat membuktikan sebaliknya. Hingga laporan ini ditulis, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS belum merilis pernyataan tambahan yang merinci langkah pelaksanaan lebih lanjut.

Sumber lokal menyebutkan bahwa praktik kerja paksa dan pelanggaran HAM terhadap komunitas Uyghur masih dilaporkan di beberapa bagian Xinjiang, meskipun klaim tersebut sering dibantah oleh otoritas Tiongkok. Pernyataan tentang kondisi di lapangan dan identitas perusahaan yang terlibat masih memerlukan verifikasi lebih jauh.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan dan data terkait dari pihak-pihak terkait serta akan menginformasikan pembaruan apabila informasi tambahan tersedia.

Photo by: Mücahit Beyhan, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.