Board of Peace Tunduk pada Netanyahu dan Mengubah Syarat Penarikan Israel dari Gaza
Berdasarkan laporan, Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang didukung Amerika Serikat mengeraskan syarat penarikan pasukan Israel dari wilayah Gaza setelah pertemuan pejabat puncak dewan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Dewan mengaitkan setiap penarikan Israel di luar Jalur Kuning dengan pelucutan senjata Hamas secara tuntas, meninggalkan pendekatan bertahap yang semula disampaikan pekan lalu. Dewan pada awalnya menyebut penarikan penuh, namun beberapa menit kemudian menghapus kata penuh, sehingga posisi dewan menjadi lebih dekat dengan tuntutan Netanyahu agar pasukan Israel tetap bertahan hingga Hamas benar-benar dilucuti senjatanya.
Menurut data, Israel kini menguasai lebih dari 60 persen enclave Gaza, dan Netanyahu bahkan menyatakan niat untuk menambahnya menjadi sekitar 70 persen. Hingga laporan ini ditulis, kontrol wilayah oleh Israel terus meningkat.
Revisi posisi dewan bertentangan dengan pernyataan perwakilan tinggi dewan, Nickolay Mladenov, yang pekan lalu mengatakan bahwa penarikan harus berjalan seiring dengan proses pelucutan senjata. Mladenov kemudian memperingatkan bahwa fase ini adalah tahap sulit yang lambat, teknis, dan melelahkan.
Laporan menyebutkan pula bahwa Israel menolak partisipasi Turki dan Qatar dalam komite pemantau pelucutan senjata, menuntut penghancuran alih-alih penyimpanan senjata Hamas, dan dilaporkan mencari jaminan hak menyerang Gaza bahkan setelah pelucutan senjata selesai. Belum dapat diverifikasi secara independen rincian beberapa tuntutan ini.
Hamas sebelumnya menerima urutan awal yang mengaitkan penarikan bertahap dengan pelucutan bertahap, dan perubahan sikap dewan berisiko merusak kesepakatan tersebut serta memberi penghargaan pada penolakan Israel untuk menghentikan serangan atau mundur dari Jalur Kuning.
Sumber lokal menyebutkan bahwa beberapa jam setelah pertemuan, serangan udara Israel gugurkan dua warga Palestina di lingkungan Sheikh Ajlin, Kota Gaza. Belum dapat diverifikasi secara independen angka dan rincian korban.
Berdasarkan laporan, pertemuan antara Netanyahu dan Mladenov menghasilkan perubahan posisi dewan yang dinilai menguntungkan klaim Israel. Tim redaksi masih memverifikasi seluruh pernyataan resmi dan dokumen pertemuan.
Photo by: abu adel, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel