Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Bayi Palestina Tujuh Bulan Gugur Ditembak Pasukan Israel di Hebron

Admin June 7, 2026 at 05:05
Bayi Palestina Tujuh Bulan Gugur Ditembak Pasukan Israel di Hebron

Berdasarkan laporan media internasional, seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan, Sam Fahd Abu Haikal, gugur setelah ditembak oleh pasukan Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat, tepatnya di kawasan Tel Rumeida, Hebron. Menurut data yang dirilis oleh sejumlah media termasuk The Guardian dan Associated Press, pasukan Israel menembaki mobil yang membawa bayi tersebut serta kedua orangtuanya meski keluarga itu disebut telah mematuhi perintah untuk berhenti. Sumber lokal menyebutkan keluarga tampak jelas terlihat pada siang hari dan mengikuti arahan saat insiden terjadi. Bayi itu dilarikan dalam kondisi kritis ke rumah sakit namun kemudian dinyatakan meninggal. Orangtua bayi dilaporkan mengalami luka-luka.

Militer Israel kemudian mengeluarkan pernyataan yang menyatakan menyesal atas kejadian itu dan mencatat bahwa korban adalah “warga sipil yang tidak terlibat,” namun keluarga menolak penjelasan awal yang menyebut kendaraan tampak sebagai ancaman dan menuntut penyelidikan transparan. Menurut data PBB yang dikutip media internasional, insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekerasan di Tepi Barat sejak Oktober 2023. Hingga laporan ini ditulis, penyelidikan lebih lanjut oleh otoritas terkait dan pemeriksaan independen masih berlangsung. Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh rincian kejadian, dan Tim redaksi masih memverifikasi keterangan resmi serta kronologi lengkap dari sumber lapangan.

Photo by: Monirul Islam, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.