Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara

Bayi Palestina Tujuh Bulan Gugur Ditembak Pasukan Israel di Hebron

Admin June 7, 2026 at 05:05
Bayi Palestina Tujuh Bulan Gugur Ditembak Pasukan Israel di Hebron

Berdasarkan laporan media internasional, seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan, Sam Fahd Abu Haikal, gugur setelah ditembak oleh pasukan Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat, tepatnya di kawasan Tel Rumeida, Hebron. Menurut data yang dirilis oleh sejumlah media termasuk The Guardian dan Associated Press, pasukan Israel menembaki mobil yang membawa bayi tersebut serta kedua orangtuanya meski keluarga itu disebut telah mematuhi perintah untuk berhenti. Sumber lokal menyebutkan keluarga tampak jelas terlihat pada siang hari dan mengikuti arahan saat insiden terjadi. Bayi itu dilarikan dalam kondisi kritis ke rumah sakit namun kemudian dinyatakan meninggal. Orangtua bayi dilaporkan mengalami luka-luka.

Militer Israel kemudian mengeluarkan pernyataan yang menyatakan menyesal atas kejadian itu dan mencatat bahwa korban adalah “warga sipil yang tidak terlibat,” namun keluarga menolak penjelasan awal yang menyebut kendaraan tampak sebagai ancaman dan menuntut penyelidikan transparan. Menurut data PBB yang dikutip media internasional, insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekerasan di Tepi Barat sejak Oktober 2023. Hingga laporan ini ditulis, penyelidikan lebih lanjut oleh otoritas terkait dan pemeriksaan independen masih berlangsung. Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh rincian kejadian, dan Tim redaksi masih memverifikasi keterangan resmi serta kronologi lengkap dari sumber lapangan.

Photo by: Monirul Islam, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.