Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Australia Selidiki Dugaan Penyiksaan terhadap Aktivis Flotila Gaza

Admin June 16, 2026 at 11:04
Australia Selidiki Dugaan Penyiksaan terhadap Aktivis Flotila Gaza

Berdasarkan laporan kelompok aktivis Global Movement to Gaza Aotearoa-Australia, pemerintah Australia berkomitmen untuk menyelidiki dugaan serangan, pelecehan seksual, dan perlakuan buruk yang dialami aktivis-aktivis Australia setelah mereka ditahan ketika kapal bantuan menuju Gaza dihadang pasukan Israel di perairan internasional.

Menurut data dari pertemuan yang diklaim oleh kelompok tersebut, komitmen penyelidikan muncul setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Penny Wong, Menteri Pembangunan Internasional Anne Aly, serta perwakilan senior dari Australian Federal Police (AFP) dan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT).

Sumber lokal menyebutkan bahwa para aktivis termasuk di antara peserta kapal bantuan yang diberhentikan dalam operasi tersebut, dan bahwa tuduhan mencakup pemukulan, pelecehan seksual, dan penyiksaan selama penahanan. Tuduhan-tuduhan itu belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga laporan ini ditulis, pemerintah Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait komitmen Australia untuk melakukan penyelidikan independen, sementara Italia dan Prancis juga dilaporkan membuka pemeriksaan atas perlakuan terhadap peserta flotila yang sama. Laporan media menyebut pemeriksaan di Italia turut menyorot komentar dan rekaman yang dibagikan oleh tokoh politik Itamar Ben-Gvir terkait penahanan di atas kapal.

Belum ada informasi yang menunjukkan adanya korban meninggal akibat insiden ini; laporan awal hanya menyorot klaim kekerasan dan pelecehan. Tim redaksi masih memverifikasi kebenaran detail klaim tersebut dan perkembangan resmi dari pihak berwenang Australia serta sumber-sumber internasional terkait.

Photo by: MART PRODUCTION, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.