Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

AS Setujui Akuisisi Paramount atas Warner Bros senilai sekitar $110-111 Miliar

Admin June 13, 2026 at 10:08
AS Setujui Akuisisi Paramount atas Warner Bros senilai sekitar $110-111 Miliar

Berdasarkan laporan, Departemen Kehakiman AS (DOJ) memberi lampu hijau kepada akuisisi Paramount atas Warner Bros. Discovery senilai sekitar $110-111 miliar, termasuk unit berita CNN. Menurut data yang beredar, DOJ menilai penggabungan tidak melanggar undang-undang antimonopoli karena adanya persaingan dari layanan streaming besar seperti Netflix dan Apple. Kesepakatan ini, yang disebut akan menggabungkan berbagai aset seperti CBS, HBO, dan HBO Max, diperkirakan memberi penghematan biaya namun juga memicu kekhawatiran luas tentang konsentrasi kekuatan media.

Sumber lokal menyebutkan lebih dari 5.000 kreator, serikat pekerja, dan beberapa politisi — termasuk Senator Elizabeth Warren — menentang penggabungan ini dengan alasan potensi pemutusan hubungan kerja massal dan berkurangnya pilihan konsumen. Menurut data lain, jaksa agung negara bagian seperti California (disebut Rob Bonta) sedang mempertimbangkan gugatan independen untuk mencoba memblokir konsolidasi tersebut. Hingga laporan ini ditulis, proses persetujuan masih menghadapi pengawasan di Inggris dan Uni Eropa serta kemungkinan tindakan hukum dari beberapa negara bagian di AS.

Langkah DOJ ini menimbulkan kekhawatiran soal konsentrasi kekuatan media dan potensi sensor terhadap liputan berita; beberapa pengamat memperingatkan peningkatan pengaruh korporasi terhadap agenda politik dan pemberitaan. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah tokoh tertentu akan menempati posisi puncak dalam entitas gabungan atau rincian penuh efek pengurangan staf, meski ada klaim penghematan sekitar $6 miliar yang beredar. Tim redaksi masih memverifikasi rincian terkait kepemimpinan, angka penghematan, dan status hukum di yurisdiksi internasional.

Hingga laporan ini ditulis, kedua perusahaan dan regulator internasional belum memberikan konfirmasi akhir atas semua rincian transaksi. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan perkembangan hukum yang mungkin mengikuti persetujuan DOJ.

Photo by: Christopher Yarzab, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.