Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya

AS Menyerang Iran, Gencatan Senjata Rapuh Teruji

Admin June 27, 2026 at 12:06
AS Menyerang Iran, Gencatan Senjata Rapuh Teruji

Berdasarkan laporan, Amerika Serikat melakukan serangan udara terhadap fasilitas misil, drone, dan radar milik Iran pada 26 Juni 2026. Menurut data, aksi AS dipicu oleh serangan drone Iran terhadap kapal kargo berbendera Singapura M/V Ever Lovely di Selat Hormuz; satu drone disebut merusak dek kapal sementara tiga lainnya diintersep. Serangan ini merupakan yang pertama sejak kedua pihak menandatangani Nota Kesepahaman pada 17 Juni dan dinilai menguji gencatan senjata yang masih rapuh. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi pasti mengenai jumlah korban atau tingkat kerusakan. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ada korban jiwa akibat serangan tersebut. Sumber lokal menyebutkan Organisasi Maritim Internasional telah menangguhkan operasi evakuasi bagi ratusan kapal yang terdampar di perairan tersebut. Pemerintah AS menggambarkan serangan itu sebagai respons kuat untuk menegakkan ketentuan sementara gencatan senjata, sementara pejabat Iran menyebut insiden itu bagian dari ‘manajemen gencatan senjata’. Dampak lebih luas terhadap pembukaan kembali jalur pelayaran strategis masih belum jelas. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan mengupdate laporan bila ada konfirmasi lebih lanjut.

Photo by: Lara Jameson, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.