Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

AS Sasar Iran Malam ke-9 Setelah Kematian Prajurit AS

Admin July 20, 2026 at 09:05
AS Sasar Iran Malam ke-9 Setelah Kematian Prajurit AS

Berdasarkan laporan, Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan udara pada malam kesembilan berturut-turut terhadap sasaran Iran, termasuk unit Garda Revolusi dan infrastruktur sipil, menyusul kematian seorang anggota dinas AS.

Menurut data militer AS, serangan itu merupakan kelanjutan eskalasi setelah runtuhnya kesepakatan awal yang dimaksudkan untuk mengakhiri perang, dan di tengah blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Hingga laporan ini ditulis, Gedung Putih menyatakan satu anggota dinas AS tewas; pihak militer AS menyebutkan serangkaian operasi untuk menghentikan serangan balasan Iran.

Sumber lokal menyebutkan bahwa Garda Revolusi Iran mengklaim telah menargetkan pesawat-pesawat AS di bandara Aqaba, Yordania, dengan rudal balistik. Kelompok yang sama juga mengklaim dua kapal tanker minyak mengalami ledakan dan terhenti setelah mencoba melintasi rute selatan yang disebut tidak aman melalui Selat Hormuz, dan menuduh kapal-kapal itu telah didorong oleh militer AS untuk menggunakan jalur tersebut. Klaim tentang serangan di Aqaba dan ledakan kapal tanker tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Klaim-klaim Iran itu muncul bersamaan dengan laporan serangan rudal dan drone terhadap sekutu-sekutu AS di kawasan, termasuk Yordania, Bahrain, dan Kuwait, yang mengganggu lalu lintas laut di Selat Hormuz. Perang yang melebar ini telah mendorong harga minyak Brent melampaui 90 dolar per barel dan meningkatkan kekhawatiran akan keterlibatan langsung negara-negara lain, termasuk peringatan dari Israel bahwa serangan Tehran dapat semakin mendekat.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi independen mengenai jumlah korban di pihak Iran atau di fasilitas sipil yang terkena. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dari klaim-klaim yang saling bertentangan di lapangan.

Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah pernyataan yang beredar di media sosial dan pernyataan resmi pihak-pihak yang terlibat; redaksi akan memperbarui berita ini ketika informasi tepercaya tersedia.

Photo by: Renjith Ponnappan, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.