Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

AS Kirim 5.000 Pasukan Tambahan ke Polandia – Trump

Admin May 22, 2026 at 07:03
AS Kirim 5.000 Pasukan Tambahan ke Polandia – Trump

Berdasarkan laporan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa 5.000 pasukan tambahan Amerika Serikat akan dikerahkan ke sekutu NATO Polandia.

Pernyataan itu muncul dalam komentar yang tampak bertentangan dengan pengumuman Pentagon baru-baru ini mengenai jadwal dan jumlah pengerahan pasukan. Menurut data yang disampaikan oleh kantor kepresidenan dan laporan media, keputusan itu dikaitkan dengan kemenangan pemilihan Presiden konservatif Polandia Karol Nawrocki, yang sebelumnya mendapat dukungan Trump.

Langkah ini dipandang sebagai pergeseran kebijakan yang menempatkan prioritas pada sekutu yang ‘sejalan’, sementara kehadiran pasukan AS di beberapa negara Eropa lain, termasuk Jerman, Italia, dan Spanyol, dilaporkan akan dikurangi. Sumber lokal menyebutkan beberapa kalangan politik di Polandia menyambut rencana tersebut, namun rincian teknis soal pangkalan dan waktu pengerahan belum jelas.

Hingga laporan ini ditulis, pernyataan resmi dari Pentagon dan Kementerian Pertahanan Polandia belum ada; belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan mengabarkan perkembangan setelah konfirmasi resmi diterima.

Photo by: SHOX ART, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.