Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

AS Kehabisan ‘Hampir Semua’ Rudal Presisi Jarak Jauh dalam Perang dengan Iran: Laporan

Admin August 5, 2026 at 11:04
AS Kehabisan ‘Hampir Semua’ Rudal Presisi Jarak Jauh dalam Perang dengan Iran: Laporan

Berdasarkan laporan Reuters, Amerika Serikat dilaporkan telah menguras hampir seluruh persediaan rudal presisi jarak jauh selama konflik melawan Iran, termasuk sistem darat ATACMS dan rudal Precision Strike Missile (PrSM). Menurut data yang dikutip oleh Reuters, stok senjata permukaan-ke-permukaan tersebut digunakan hampir sepenuhnya, sementara cadangan pertahanan juga berkurang tajam—sekitar 65% interceptor Patriot, 38% interceptor THAAD, dan hampir setengah dari persediaan Tomahawk laut dilaporkan telah terpakai. Hingga laporan ini ditulis, US Central Command dilaporkan harus mengisi ulang persediaan rudal permukaan-ke-permukaan dari teater operasi lain. Pemerintahan Presiden Donald Trump dan Pentagon menegaskan produksi pada tingkat rekor sehingga kesiapan militer tetap terjaga, namun para analis dan sumber internal mengkhawatirkan dampak jangka panjang terhadap kemampuan penangkal AS terhadap negara-negara besar seperti China dan Rusia. Sumber lokal menyebutkan bahwa perpindahan persediaan antarteater menimbulkan tekanan logistik dan kebijakan, karena pergantian amunisi tidak bisa segera menggantikan cadangan yang telah habis. Belum dapat diverifikasi secara independen sejauh mana angka-angka ini mencerminkan seluruh stok global AS; Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan mengupdate laporan bila ada konfirmasi lebih lanjut.

Photo by: Jaxon Matthew Willis, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.