Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

AS dan Iran Teken Nota Kesepahaman untuk Akhiri Perang

Admin June 18, 2026 at 09:04
AS dan Iran Teken Nota Kesepahaman untuk Akhiri Perang

Berdasarkan laporan, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dilaporkan telah menandatangani sebuah Memorandum of Understanding (MOU) yang dimaksudkan untuk mengakhiri konflik berskala besar antara kedua negara.

Menurut data yang beredar, MOU 14 poin tersebut mencakup pemberlakuan gencatan senjata selama 60 hari, pembukaan kembali Selat Hormuz, penghapusan blokade angkatan laut AS, serta pembentukan kerangka kerja untuk perjanjian damai akhir. Dalam dokumen yang diklaim, Iran berkomitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir dan mempertahankan status quo program nuklirnya, sementara AS menjanjikan bantuan rekonstruksi sebesar US$300 miliar, pembebasan aset yang dibekukan, dan penghapusan sanksi secara bertahap. Selain itu, disebutkan pemberian kelonggaran ekspor minyak segera dan mekanisme pemantauan untuk memastikan kepatuhan kedua pihak.

Sumber lokal menyebutkan bahwa beberapa ketentuan awal, seperti pembukaan kembali pelayaran di Selat Hormuz dan pencabutan blokade, telah mulai diterapkan secara bertahap. Hingga laporan ini ditulis, gencatan senjata 60 hari dilaporkan sedang berlangsung di beberapa front utama, namun situasi lapangan masih berubah-ubah.

Beberapa poin kunci, termasuk detail teknis mengenai pemeriksaan dan verifikasi program nuklir, dilaporkan ditunda ke fase negosiasi berikutnya. Pernyataan resmi dari kedua pemerintah yang merinci seluruh klausul MOU belum dipublikasikan secara lengkap, dan klaim-klaim mengenai nilai bantuan serta jangka waktu pencabutan sanksi belum dapat diverifikasi secara independen.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan pihak terkait dan dokumen resmi yang mendasari klaim ini. Kami akan memperbarui berita ini setelah konfirmasi lebih lanjut tersedia.

Photo by: aboodi vesakaran, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.