Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

AS dan Iran Bertukar Serangan, Gencatan Senjata Terancam Runtuh

Admin June 11, 2026 at 13:09
AS dan Iran Bertukar Serangan, Gencatan Senjata Terancam Runtuh

Berdasarkan laporan, Iran mengaku melancarkan serangan ke beberapa negara Teluk sebagai pembalasan atas serangan AS semalam, menandai eskalasi yang memperlemah peluang gencatan senjata di kawasan.

Menurut data yang disampaikan otoritas Iran, serangan tersebut menargetkan instalasi yang terkait dengan kehadiran militer AS di wilayah Teluk. DW melaporkan Presiden AS sempat mengatakan Iran akan “pay the price” (membayar harga) atas terhambatnya negosiasi, pernyataan yang dianggap memicu gelombang serangan balasan.

Sumber lokal menyebutkan warga mendengar ledakan dan terlihat kolaborasi upaya evakuasi di beberapa titik pesisir. Hingga laporan ini ditulis, klaim mengenai lokasi sasaran, jumlah korban, dan kerusakan belum dapat diverifikasi secara independen.

Beberapa pihak negara Teluk mengeluarkan kecaman sementara diplomasi internasional mendesak deeskalasi. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan perkembangan terbaru dari kedua belah pihak.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.