Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

AS Hapus Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese dari Daftar Sanksi

Admin May 21, 2026 at 12:04
AS Hapus Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese dari Daftar Sanksi

Berdasarkan laporan Reuters dan Associated Press, Departemen Keuangan AS telah menghapus Francesca Albanese, pelapor khusus PBB untuk hak-hak Palestina, dari daftar “Specially Designated Nationals” (SDN). Menurut data Departemen Keuangan, pencabutan itu menyusul putusan pengadilan federal AS yang menyatakan bahwa sanksi yang sebelumnya dikenakan terhadap Albanese — termasuk larangan memasuki AS dan pembatasan akses perbankan — kemungkinan melanggar hak kebebasan berbicaranya. Sanksi awalnya diberlakukan setelah Albanese mengkritik operasi militer Israel di Gaza dan merekomendasikan penuntutan oleh Pengadilan Kriminal Internasional terhadap warga negara tertentu. Sumber lokal menyebutkan keputusan pencabutan dimasukkan ke daftar administrasi internal Departemen Keuangan setelah putusan pengadilan tersebut. Hingga laporan ini ditulis, Departemen Keuangan AS belum merilis pernyataan terperinci dan klaim terkait komunikasi antara pihak-pihak yang bersangkutan belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut terkait dampak pencabutan sanksi terhadap akses finansial dan perjalanan Albanese.

Photo by: Mathias Reding, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.