Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

AS: ‘Ada Kemajuan’ dalam Pembicaraan dengan Iran, kata Wakil Presiden AS

Admin May 14, 2026 at 03:04
AS: ‘Ada Kemajuan’ dalam Pembicaraan dengan Iran, kata Wakil Presiden AS

Berdasarkan laporan Middle East Eye, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan ia percaya ada kemajuan dalam negosiasi dengan Iran setelah Presiden Donald Trump menolak proposal terbaru Teheran sebagai tidak dapat diterima.

Menurut data yang disampaikan Vance kepada wartawan di Gedung Putih, kemajuan itu masih harus memenuhi “garis merah” Presiden: memastikan Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir. “Saya pikir kita sedang membuat kemajuan. Pertanyaan dasarnya adalah apakah kita membuat cukup kemajuan sehingga memenuhi garis merah presiden,” kata Vance. “Garis merahnya sangat sederhana. Dia perlu yakin bahwa kami memasang sejumlah proteksi sehingga Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.”

Hingga laporan ini ditulis belum ada rincian publik tentang unsur-unsur teknis atau jaminan yang dimaksud, dan klaim-klaim kemajuan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber lokal menyebutkan pembicaraan tetap intens tetapi memerlukan konsesi dari kedua pihak. Tim redaksi masih memverifikasi langkah-langkah konkret yang disebutkan oleh pejabat AS dan reaksi resmi dari Teheran.

Photo by: Sahil prajapati, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.