Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Anggota Kongres AS Ro Khanna Ditahan Sementara oleh Pemukim Bersenjata di Tepi Barat

Admin July 12, 2026 at 03:05
Anggota Kongres AS Ro Khanna Ditahan Sementara oleh Pemukim Bersenjata di Tepi Barat

Berdasarkan laporan, anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Ro Khanna, beserta rombongannya mengalami penahanan sementara oleh sekelompok pemukim Israel bersenjata saat melakukan kunjungan ke selatan Tepi Barat yang diduduki.

Menurut data yang disampaikan oleh beberapa media internasional dan sumber lapangan — termasuk laporan jaringan Quds, Reuters, BBC dan The Guardian — insiden terjadi ketika delegasi Khanna mengunjungi desa Khirbet Zanuta. Sumber lokal menyebutkan kendaraan rombongan dikepung oleh pemukim yang membawa senapan M4 buatan AS sehingga perjalanan terhenti dan rombongan tidak dapat melanjutkan aktivitasnya.

Khanna, yang kemudian dibebaskan setelah sekitar 90 menit, mengatakan bahwa upaya pembebasan melibatkan intervensi Kedutaan Besar AS dan akhirnya tindakan kepolisian Israel. Menurut data, pasukan Israel Defense Forces (IDF) sempat hadir di lokasi; beberapa kesaksian menyebutkan IDF sempat berpihak kepada pemukim sebelum kepolisian mengambil langkah untuk membuka jalan. Namun, klaim mengenai sikap personel keamanan Israel tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber lokal menyebutkan peristiwa ini merupakan contoh dari apa yang disebut beberapa pengamat sebagai budaya impunitas terhadap tindakan kekerasan pemukim terhadap warga Palestina dan pihak luar yang mengunjungi wilayah tersebut. Khanna menggambarkan pengalaman itu sebagai gambaran langsung tentang “budaya penindasan” dan impunitas yang dialami warga Palestina.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada pernyataan rinci dari pihak pemerintah Israel yang menjelaskan kronologi lengkap atau menyanggah klaim yang beredar. Tim redaksi masih memverifikasi rincian kejadian, termasuk durasi penahanan, peran unit keamanan di lapangan, dan rincian intervensi Kedutaan Besar AS.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ada cedera atau korban jiwa dalam insiden ini. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan memperbarui laporan jika ada konfirmasi baru dari sumber resmi atau saksi di lapangan.

Photo by: Monirul Islam, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.