Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Tanpa Obat dan Perawatan: Penulis Amal Abu Aasi Berjuang Melawan Kanker di Gaza

Admin June 7, 2026 at 16:15
Tanpa Obat dan Perawatan: Penulis Amal Abu Aasi Berjuang Melawan Kanker di Gaza

Berdasarkan laporan Al Jazeera Mubasher, penulis dan novelis Palestina Amal Abu Aasi menyatakan bahwa kondisinya memburuk karena tidak tersedianya obat-obatan dan pengobatan yang layak di Gaza. Menurut pernyataannya, ia mengidap kanker yang kian mengancam dan telah menyerukan bantuan agar dapat melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa kelangkaan obat dan keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan di wilayah yang dilanda konflik memperparah kondisi pasien kanker, termasuk Abu Aasi. Hingga laporan ini ditulis, Amal Abu Aasi masih berada di Gaza dan terus meminta bantuan agar diizinkan keluar untuk menjalani pengobatan yang tidak tersedia di dalam wilayah tersebut.

Menurut data yang disampaikan sumber medis setempat, pasokan obat-obatan onkologi dan layanan perawatan intensif di beberapa fasilitas kesehatan Gaza mengalami gangguan berkepanjangan, namun angka dan rincian spesifik terkait ketersediaan obat belum dapat dipastikan secara menyeluruh.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah upaya evakuasi medis atau izin perjalanan untuk Abu Aasi telah dimulai. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui laporan jika ada konfirmasi resmi atau bukti tambahan.

Photo by: Michelle Leman, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.