Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Aktivis Italia dalam Flotila Bantuan Gaza Tuding Israel Melakukan Penyiksaan

Admin June 4, 2026 at 05:03
Aktivis Italia dalam Flotila Bantuan Gaza Tuding Israel Melakukan Penyiksaan

Berdasarkan laporan, aktivis asal Italia yang ambil bagian dalam flotila bantuan kemanusiaan Global Sumud menyatakan bahwa ketika kapal mereka diserang oleh pasukan Israel di Mediterania, beberapa aktivis diculik dan mengalami perlakuan yang menurut mereka memenuhi kriteria penyiksaan.

Menurut data yang disampaikan pada konferensi pers di Roma oleh Antonio La Piccirella, peserta misi Musim Semi 2026, ada dua serangan terpisah: satu di perairan antara Italia dan Yunani, dan satu lagi yang terjadi pada siang hari di wilayah lain di Mediterania. “Kali ini, tentara Israel merespons flotila jauh lebih keras,” kata La Piccirella, dikutip oleh laporan media.

Sumber lokal menyebutkan bahwa dalam serangan antara Italia dan Yunani, dua anggota kelompok diculik oleh pasukan yang menaiki kapal mereka. Para aktivis juga melaporkan perlakuan yang mereka gambarkan sebagai penyiksaan serta pelecehan fisik dan psikologis selama penahanan singkat.

Berdasarkan laporan, para aktivis menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional karena menyerang misi bantuan kemanusiaan dan melakukan penculikan di perairan internasional. Hingga laporan ini ditulis, militer Israel belum memberikan konfirmasi resmi terkait tuduhan penyiksaan dan penculikan itu.

Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tentang penyiksaan yang disampaikan para aktivis. Menurut data yang beredar, organisasi kemanusiaan dan beberapa pihak di Eropa telah menyatakan keprihatinan dan menyerukan penyelidikan mendalam.

Tim redaksi masih memverifikasi kronologi lengkap kejadian, jumlah pasti orang yang diculik, serta perincian kondisi mereka setelah insiden. Jika ada perkembangan baru, laporan ini akan diperbarui.

Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.