Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran

Aktivis Italia dalam Flotila Bantuan Gaza Tuding Israel Melakukan Penyiksaan

Admin June 4, 2026 at 05:03
Aktivis Italia dalam Flotila Bantuan Gaza Tuding Israel Melakukan Penyiksaan

Berdasarkan laporan, aktivis asal Italia yang ambil bagian dalam flotila bantuan kemanusiaan Global Sumud menyatakan bahwa ketika kapal mereka diserang oleh pasukan Israel di Mediterania, beberapa aktivis diculik dan mengalami perlakuan yang menurut mereka memenuhi kriteria penyiksaan.

Menurut data yang disampaikan pada konferensi pers di Roma oleh Antonio La Piccirella, peserta misi Musim Semi 2026, ada dua serangan terpisah: satu di perairan antara Italia dan Yunani, dan satu lagi yang terjadi pada siang hari di wilayah lain di Mediterania. “Kali ini, tentara Israel merespons flotila jauh lebih keras,” kata La Piccirella, dikutip oleh laporan media.

Sumber lokal menyebutkan bahwa dalam serangan antara Italia dan Yunani, dua anggota kelompok diculik oleh pasukan yang menaiki kapal mereka. Para aktivis juga melaporkan perlakuan yang mereka gambarkan sebagai penyiksaan serta pelecehan fisik dan psikologis selama penahanan singkat.

Berdasarkan laporan, para aktivis menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional karena menyerang misi bantuan kemanusiaan dan melakukan penculikan di perairan internasional. Hingga laporan ini ditulis, militer Israel belum memberikan konfirmasi resmi terkait tuduhan penyiksaan dan penculikan itu.

Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tentang penyiksaan yang disampaikan para aktivis. Menurut data yang beredar, organisasi kemanusiaan dan beberapa pihak di Eropa telah menyatakan keprihatinan dan menyerukan penyelidikan mendalam.

Tim redaksi masih memverifikasi kronologi lengkap kejadian, jumlah pasti orang yang diculik, serta perincian kondisi mereka setelah insiden. Jika ada perkembangan baru, laporan ini akan diperbarui.

Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.