Presiden Turki: Kesepakatan AS-Iran Beri “Napas Lega” bagi Kawasan Iran Diketahui Menggunakan Psikolog untuk Menavigasi Perilaku ‘Psikopatik’ Trump: Laporan Pemukim Menyasar Peternakan Badui untuk Memaksa Warga Tepi Barat Pergi Jaksa Agung Sudan Minta Dukungan Internasional untuk Akhiri Konflik; Hampir 150.000 Kasus Hukum dan 30.000 Tewas Tercatat Presiden Majelis Umum PBB Sambut Kesepakatan AS-Iran, Serukan Kepatuhan Penuh Penggusuran di Khartoum Membuat Ribuan Tunawisma Saat Kampanye Pengusiran ‘Bersponsor Negara’ Meluas Enam warga Gaza gugur akibat tembakan Israel, total korban tewas capai 73.003 Maersk Belum Ubah Operasi di Timur Tengah Meski Ada Pakta AS-Iran Pemimpin Dunia Berkumpul di Prancis untuk KTT G7 di Tengah Terobosan Diplomatik AS-Iran Rangkaian Pemakaman Massal untuk Sejumlah Martir yang Gugur Akibat Serangan Israel di Gaza Presiden Turki: Kesepakatan AS-Iran Beri “Napas Lega” bagi Kawasan Iran Diketahui Menggunakan Psikolog untuk Menavigasi Perilaku ‘Psikopatik’ Trump: Laporan Pemukim Menyasar Peternakan Badui untuk Memaksa Warga Tepi Barat Pergi Jaksa Agung Sudan Minta Dukungan Internasional untuk Akhiri Konflik; Hampir 150.000 Kasus Hukum dan 30.000 Tewas Tercatat Presiden Majelis Umum PBB Sambut Kesepakatan AS-Iran, Serukan Kepatuhan Penuh Penggusuran di Khartoum Membuat Ribuan Tunawisma Saat Kampanye Pengusiran ‘Bersponsor Negara’ Meluas Enam warga Gaza gugur akibat tembakan Israel, total korban tewas capai 73.003 Maersk Belum Ubah Operasi di Timur Tengah Meski Ada Pakta AS-Iran Pemimpin Dunia Berkumpul di Prancis untuk KTT G7 di Tengah Terobosan Diplomatik AS-Iran Rangkaian Pemakaman Massal untuk Sejumlah Martir yang Gugur Akibat Serangan Israel di Gaza

Iran Diketahui Menggunakan Psikolog untuk Menavigasi Perilaku ‘Psikopatik’ Trump: Laporan

Admin June 16, 2026 at 04:06
Iran Diketahui Menggunakan Psikolog untuk Menavigasi Perilaku ‘Psikopatik’ Trump: Laporan

Berdasarkan laporan Drop Site News yang dikutip Middle East Eye, pemerintah Iran memasukkan tenaga ahli psikiatri dan psikologi ke dalam tim penasihatnya selama pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat untuk membantu menavigasi apa yang disebut mereka sebagai perilaku Presiden Donald Trump.

Menurut data dari sumber yang diwawancarai outlet tersebut, para negosiator Iran menggunakan penasihat psikologis itu untuk menilai kondisi mental Trump dan merancang pesan-pesan yang disalurkan kepadanya melalui perantara regional saat pembicaraan berusaha mengakhiri konflik.

Seorang pejabat Iran dikutip mengatakan, “Kami menambahkan dua psikolog senior ke dalam lingkaran penasihat perundingan agar kami dapat merancang pesan yang ditujukan kepada Presiden Trump dari perspektif mengelola apa yang kami anggap sebagai pola perilaku psikopatik.” Sumber lokal menyebutkan psikolog-psikolog itu mulai ikut serta setelah putaran pertama pembicaraan bilateral di Islamabad pada April, ketika kedua belah pihak menukar syarat untuk kemungkinan nota kesepahaman.

“[Reaksi Trump] menunjukkan perbaikan yang mencolok sejak kami mulai memasukkan rekomendasi para penasihat ini ke dalam pesan dan komunikasi tertulis kami,” kata pejabat tersebut, menurut laporan.

Hingga laporan ini ditulis, klaim mengenai penggunaan penasihat psikologis oleh Iran belum dapat diverifikasi secara independen dan tidak ada konfirmasi resmi dari Gedung Putih terkait tuduhan tersebut. Tim redaksi masih memverifikasi rincian tambahan, termasuk identitas para psikolog dan apakah rekomendasi mereka benar-benar memengaruhi keputusan akhir dalam pembicaraan.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah pendekatan tersebut merupakan praktik unik dalam konteks diplomasi ini atau bagian dari strategi komunikasi yang lebih luas yang diterapkan kedua belah pihak. Sementara itu, para analis mengatakan langkah semacam itu mencerminkan tingkat ketidakpastian tinggi dalam saling pengertian antarnegara ketika berhadapan dengan figur politik yang dianggap tidak mudah diprediksi.

Sumber lokal menyebutkan peran perantara regional sebagai kunci dalam menyampaikan pesan, namun detail soal siapa perantara itu dan isi pesan yang diubah menurut rekomendasi psikolog tidak diungkap secara rinci dalam laporan awal. Tim redaksi masih memverifikasi dokumen dan wawancara terkait klaim tersebut sebelum publikasi lebih lanjut.

Photo by: Sima Ghaffarzadeh, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.