Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

PBB Mendesak Pembebasan 73 Personel yang Ditahan di Yaman pada Peringatan Dua Tahun

Admin June 11, 2026 at 00:08
PBB Mendesak Pembebasan 73 Personel yang Ditahan di Yaman pada Peringatan Dua Tahun

Berdasarkan laporan PBB, Sekretaris Jenderal António Guterres menyerukan pembebasan segera terhadap personel Perserikatan Bangsa-Bangsa yang masih ditahan di Yaman pada peringatan dua tahun penahanan mereka.

Menurut data PBB, total 73 personel PBB “masih ditahan secara sewenang-wenang di Yaman.” PBB menilai penahanan ini melanggar hukum humaniter internasional dan menuntut akses tanpa hambatan bagi staf dan operasi kemanusiaan di wilayah yang terdampak konflik.

Guterres mengecam praktik penahanan tersebut dan menegaskan perlunya jaminan keselamatan bagi seluruh personel PBB. “Pembebasan dan pemulangan aman harus dilaksanakan sekarang,” ujar Guterres dalam pernyataannya yang dirilis menjelang peringatan dua tahun itu.

Sumber lokal menyebutkan beberapa keluarga dan rekan kerja personel yang ditahan telah menyerukan perhatian internasional, serta menginformasikan lokasi-lokasi penahanan yang menurut mereka berada di wilayah yang dikuasai oleh kelompok bersenjata tertentu. Klaim tentang kondisi penahanan dan perlakuan terhadap tahanan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak-pihak yang menahan mengenai permintaan pembebasan atau langkah-langkah pengamanan bagi personel PBB. PBB juga mengimbau semua pihak di Yaman untuk menghormati dan memfasilitasi akses kemanusiaan demi melindungi nyawa serta keselamatan pekerja bantuan.

Tim redaksi masih memverifikasi sejumlah rincian tambahan terkait lokasi penahanan dan kondisi para personel. Kami akan memperbarui berita ini jika ada informasi resmi atau konfirmasi lebih lanjut dari sumber terkait.

Photo by: Ahmed akacha, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.