Perundingan AS-Iran di Swiss Dibatalkan Mendadak Saat Israel dan Hezbollah Bentrok di Lebanon UEA Larang Anak di Bawah 15 Tahun Menggunakan Media Sosial Wazwan: Warisan Kuliner Megah Kashmir yang Merayakan Kebersamaan dan Kehormatan Perundingan AS-Iran Diragukan Setelah JD Vance Menunda Perjalanan ke Swiss Duta Besar Israel Tegaskan Komitmen Gencatan Senjata dengan Lebanon Jika Hizbullah Tidak Melanggarnya AS Angkat Blokade, Lalu Lintas Maritim ke dan dari Pelabuhan Iran Kembali Dibuka Trump Klaim ‘Tak Terbatas’ Kekuasaan setelah Perang dengan Iran Trump: Perang dengan Iran Tunjukkan ‘Tidak Ada Batas’ bagi Kekuasaan Saya Pejabat Iran Peringatkan AS akan Terima ‘Tamparan Lebih Keras’ Jika Kesepakatan Dilanggar Ketua Parlemen Iran Peringatkan Respons Tangguh Jika Perjanjian dengan AS Dilanggar atau Tuntutan Berlebihan Perundingan AS-Iran di Swiss Dibatalkan Mendadak Saat Israel dan Hezbollah Bentrok di Lebanon UEA Larang Anak di Bawah 15 Tahun Menggunakan Media Sosial Wazwan: Warisan Kuliner Megah Kashmir yang Merayakan Kebersamaan dan Kehormatan Perundingan AS-Iran Diragukan Setelah JD Vance Menunda Perjalanan ke Swiss Duta Besar Israel Tegaskan Komitmen Gencatan Senjata dengan Lebanon Jika Hizbullah Tidak Melanggarnya AS Angkat Blokade, Lalu Lintas Maritim ke dan dari Pelabuhan Iran Kembali Dibuka Trump Klaim ‘Tak Terbatas’ Kekuasaan setelah Perang dengan Iran Trump: Perang dengan Iran Tunjukkan ‘Tidak Ada Batas’ bagi Kekuasaan Saya Pejabat Iran Peringatkan AS akan Terima ‘Tamparan Lebih Keras’ Jika Kesepakatan Dilanggar Ketua Parlemen Iran Peringatkan Respons Tangguh Jika Perjanjian dengan AS Dilanggar atau Tuntutan Berlebihan

Vance: Trump Tidak Berusaha Memasang Reza Pahlavi sebagai Pemimpin Iran

Admin June 17, 2026 at 10:04
Vance: Trump Tidak Berusaha Memasang Reza Pahlavi sebagai Pemimpin Iran

Berdasarkan laporan, Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa Presiden Donald Trump tidak pernah berupaya memasang Reza Pahlavi sebagai pemimpin Iran. Menurut pernyataan yang disampaikan Vance dalam beberapa wawancara publik, klaim tentang upaya Amerika Serikat untuk melakukan perubahan rezim demi menempatkan figur tertentu tidak mencerminkan kebijakan pemerintahan saat ini.

Menurut data yang dipublikasikan terkait kesepakatan sementara antara AS dan Iran, fokus utama adalah penghentian program nuklir dan pembukaan kembali Selat Hormuz untuk memulihkan aliran minyak global, bukan pemasangan pemimpin baru. Kesepakatan itu, sebagaimana dirangkum dalam dokumen-dokumen yang dibahas di media, juga mencakup periode “masa percobaan” 60 hari dan kemungkinan keringanan sanksi bila Tehran memenuhi syarat verifikasi.

Hingga laporan ini ditulis, teks resmi perjanjian belum dibagikan kepada Kongres atau sekutu AS, dan rincian beberapa ketentuan masih berupa kebocoran dokumen. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah pihak-pihak luar AS pernah mendorong atau membahas nama Reza Pahlavi dalam konteks formal kebijakan, sehingga pernyataan Vance menjadi rujukan utama saat ini.

Sumber lokal menyebutkan bahwa memorandum yang dibicarakan melibatkan pejabat tinggi Iran dan pihak-pihak AS yang mengedepankan pengetesan komitmen Tehran terhadap nonproliferasi dan penghentian dukungan terhadap organisasi yang dikategorikan sebagai teroris. Di sisi lain, sejumlah pengkritik menilai kesepakatan tersebut memberikan keuntungan besar kepada Tehran tanpa menjamin penghapusan program nuklir dalam jangka panjang.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan dan dokumen terkait, termasuk klaim yang menyebut adanya upaya untuk mengganti kepemimpinan Iran. Laporan lebih lanjut akan mengikuti setelah sumber tambahan dapat dikonfirmasi.

Photo by: DMV Photojournalism, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.